Jumat, 06 Juli 2012
Mengapa saya memilih Bass Guitar
Waktu saya kecil, ada seorang anak bernama joe(hanya nama samaran, asli’a sudah lupa). Dia orang paling cool yang pernah saya liat. Dia punya sepatu cool, baju,rambut, bahkan cara jalannya juga cool. Joe itu seorang bassist. Bila saya melewati rumahnya dan dia sedang latihan, rumahnya bergetar akan suara bassnya. And it’s cool! Suatu ketika joe mengijinkan saya melihatnya latihan. Bassnya itu begitu besar, ekstrim, berat, dan amplinya pun juga besar. Tidak seperti gitar yang begitu kesil, tipis, dan amplinya pun begitu kecil. Jadi
saya pikir gitar itu untuk cewek..hahahahahahaha..
Tapi saat itu saya tinggal bersama nenek dan dia bilang pada saya: “selama saya masih hidup, tidak boleh ada gitar elektrik dirumah ini! Tapi kemudian dia meniggal. Lalu dengan asuransi yang saya dapat, langsung membeli bass pertama saya. Dan saya berkata, sorry grandma ..hehehehe
Bass ini sangat unik karna berhubungan erat dengan drum. Dan drummer itu seakan menunjukkan sebuah band itu. Sebuah band bisa dibilang bagus bila drummernya juga bagus. suatu saat saya datang ke rumah joe. Dan ia hanya latihan berdua dengan drummer-nya, dan tidak ada personil lain. Saya tanya, “joe yang lainnya kemana?,” dan ia bilang hanya berlatih dengan bass dan drum saja. Hal yang saya sukai tentang bass, karena bass mengoneksikan melodi dengan ritem. Musik itu tersusun dari time dan pitch. Drummer memberi time tapi gak enggak ada picth. Enggak ada not, enggak ada key. Lal u pada saat bass masuk berbarengan dengan drum, barulah disitu ada pitch dan time hingga terciptalah musik. Jadi pemain bass merupakan pemain sentral yang penting, karena juga bertanggung jawab akan sound di band. Untuk itu saya selalu berhubungan baik dengan drummer agar dapat menghasilkan sound yang baik. Itulah alasannya saya bermain bass.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Home
Tidak ada komentar:
Posting Komentar