Sabtu, 30 Juni 2012

ARTI MUSIK BAGIKU

Musik bagiku bagaikan bau ketek yang menyengat di tubuhku yang baunya subhanallah yang kalau orang menciumnya bisa pingsan. Tapi tidak halnya bagi ku, aku suka dengan bau itu aku gak tahan kalau tidak bisa menyium baunya dalam sehari. Mungkin kalau orang lain tidak mau menyiumnya. Ya mana mungkin mau lah mereka mencium bau ketek saya. Tetapi anda anda sekalian yang membacanya jangan salah kaprah. Dalam artian Aku bukan orang yang suka
mencium bau ketek sendiri. Ini hanyalah sebuah ibarat saja. Jadi intinya aku tidak bisa menghindar dari musik. Banyak orang orang yang aku kenal dari mereka yang pernah aku kenal, dulunya mereka suka sekali dengan musik tapi setelah mereka tergiur dengan aktivitas lainnya, mereka bisa melupakan akan hal itu. Entah kenapa mereka bisa menghilangkan bau ketek yang ada di sekitar tubuh mereka.

Aku selalu bertanya pada diriku sendiri apakah aku bisa menghilangkan bau ketek itu, tetapi kenapa aku harus rela menghilangkan bau ketek itu. Padahal aku sangat suka akan baunya. Setelah aku mencoba berberapa hari tidak untuk memainkan musik atau mendengarkan musik, tubuhku terasa panas. bisa kita contohkan kasarnya seperti ini. Cowok kalau makan gak merokok ibaratkan berak gak cebok. Ya seperti itulah salah satu contohnya. Sehari gak memainkan, atau gak ngedengar lagu bagaikan cacing yang kepanasan. Mungkin bau ketek itu memang di takdirkan untuk terus berada di sekitar tubuhku.(kalau gak nyambung di nyambungin aja)

Sering orang bertanya pada ku, kamu lebih memilih mana kuliah, pekerjaan, atau bermusik. Selalu aku menjawab musik. Musik itu bagiku bukalah hanya sekilas hobi, melebihi dari hobi, kalau mereka bertanya mengapa kamu pilih bermusik, aku selalu tidak bisa menjawabnya, karena itu timbul dari hati  yang sangat dalam, yang gak tau pusatnya dimana. walaupun skill, karakteristiku atau bakatku ya bisa di bilang medium, tapi aku bangga dengan hal itu. karena aku tidak bisa memisahkan bau ketek itu dari tubuhku. aku hampir saja masuk kedunia yang hista, atau dunia gelap karena bermusik. Tetapi aku bisa menghindar dari hal itu, karena aku tau bermain musik bukan untuk hal demikian. Banyak orang tua yang tidak suka atau senang pada anaknya bila mereka bermusik, karena orang tua selalu bersikap negatif terhadap musik. Yang mereka tahu orang bermusik banyak yang mengkomsumsi obat obatan dan minuman terlarang. Padahal orang orang itu hanyalah pengacau dalam dunia musik. Mereka tidak bisa mengartikan dan mengmanfaatkan. Mereka hanya mengunakan musik untuk berfoya foya, dan menjadikan musik sebagai background mereka agar bisa dikenal dengan sebutan “ANAK BAND”.

Mungkin aku tidak akan meninggalkan musik, walaupun kelak aku bukan pemain musik profesional, karena aku tidak suka di sebut sebagai “ANAK BAND” ya sebutan itu kadang kadang bisa berubah menjadi anak bencong. aku lebih suka di panggil dengan sebutan musisi, ya walaupun hanya musisi jalanan. Tapi sampai kapanpun kelak aku tidak akan meninggalkan musik, tidak ada manusia pun yang bisa melarangku bermusik. Inilah jalan hidupku, takdirku terus selalu bersamamu, bau ketek.

I BELIEVE AS ONE IN TIME. I WILL BE AS ONE IN MIND

Tidak ada komentar:

Posting Komentar